Cara Mengurangi Kecemasan di Tengah Ketidakpastian

Tulisan ini sebagai pengingat untuk diri saya sendiri. Semoga bermanfaat juga untukmu ya 🙏

Semua yang bakal terjadi (masa depan) enggak bisa benar-benar kita pastikan. Ini yang bikin kita cemas. Semakin berusaha memastikan, malah jadi lebih cemas. Namun, ketidakpastian itu enggak harus bikin kita berlebihan cemas lho. Ada caranya kok biar bisa tenang.

Berbicara tentang mengurangi kecemasan, saya teringat 5 cara yang saya lakukan … Dan karena hampir semua di hidup ini enggak pasti, maka saya sendiri pun enggak bisa memastikan apakah cara ini cocok buatmu atau enggak. Lha wong saya sendiri aja enggak bisa memastikan kok apakah cari ini bener-bener cocok buat saya atau enggak ^_^

Cara 1. Saya perlu menyadari kalau sumber sebenarnya dari berbagai masalah adalah, karena kita enggak pernah bisa memastikan yang bakal terjadi, karena kita enggak pernah benar-benar yakin dengan diri kita sendiri. Ketika saya terus menunda melakukan sesuatu yang saya udah tau itu penting, setelah saya tengok ke dalam diri, ternyata sumbernya adalah karena saya ragu, saya enggak benar-benar yakin, apakah saya bisa melakukannya atau enggak. Begitu pula ketika saya iri gara-gara melihat postingan IG temen. Ternyata sumbernya adalah karena saya insecure, saya enggak benar-benar yakin dengan jalan hidup yang saya pilih sendiri. Ketika saya merasa cemas, sumbernya adalah karena saya enggak bisa memastikan apa yang bakal terjadi. Ketika saya membenci diri saya sendiri, sumbernya adalah karena saya enggak benar-benar yakin bahwa saya adalah orang yang cukup baik. Jadi, sadarilah dulu … sumber berbagai masalah sebenarnya adalah ketidakpastian. Akar penyebabnya adalah kita enggak pernah bisa memastikan yang bakal terjadi seperti apa, kita enggak pernah benar-benar yakin pasti dengan diri kita sendiri.

Cara 2. Menyadari bahwa, enggak ada yang suka dengan ketidakpastian. Kita semua merasa hidup ini serba enggak pasti. Setiap saat kita ditemani dengan ketidakpastian. Dan kita semua berjuang melawan ketidakpastian itu. Kita ingin kepastian. Sebagian orang bisa menerima ketidakpastian. Tapi secara umum, enggak ada yang suka dengan ketidakpastian. Kalau saya bilang, saya suka dengan ketidakpastian, itu sama saja saya menipu diri saya sendiri ^_^

Cara 3. Menyadari ketika rasa cemas itu datang. Menyadari rasa cemas adalah kemampuan yang sesungguhnya perlu kita latih. Saat saya berlatih ini, saya pun merasa enggak yakin dengan kemampuan menyadari yang saya punya. Ini udah bener? Atau malah salah total? ^_^ Kita enggak akan pernah bisa benar-benar tau, latihan ini udah bener atau salah. Enggak pasti. Sadari aja ketidakpastian itu … Kurangi upaya untuk memastikannya, karena emang kita enggak bisa sepenuhnya memastikan. Jadi latihannya itu begini: saat saya merasa cemas, takut, ragu, marah, pingin menunda melakukan hal yang saya udah tau itu penting, dan malah melakukan hal-hal yang enggak penting … saya hanya menyadarinya bahwa akar penyebab gejolak emosi itu adalah “ketidakpastian”. Lebih dalem lagi, saya menengok ke dalam diri … dan mencari tau, ketidakpastian apa yang lagi saya hadapi, serta kepastian soal apa yang ingin saya dapatkan.

Cara 4. Saya berlatih menemani rasa enggak pasti itu. Ketidakpastian yang lagi saya alami emang bikin saya enggak nyaman. Namun itu sebenarnya enggak pa-pa. Sesuatu yang wajar. Saya enggak melarikan diri darinya. Menemani rasa enggak nyaman, menemani ketidakpastian yang nyebelin. Perasaan enggak nyaman, ketidakpastian itu hadir di saat ini, di sini-kini. Bagian dari momen saat ini. Bagian dari diri saya, tapi perasaan itu bukanlah diri saya sepenuhnya. Saya hanya menemaninya, enggak melawannya. Layaknya saya duduk menemani seorang sahabat.

Cara 5. Saya menemui gejolak rasa itu lebih dekat, dan menyadari keindahan tak terlukiskan yang tersimpan di dalamnya. Setelah menemani perasaan enggak nyaman gara-gara ketidakpastian, saya sadar … saya ternyata berusaha memastikan yang sudah pasti enggak bisa dipastikan. Saya ternyata berusaha agar tahu hal-hal yang sudah pasti enggak bisa diketahui. Padahal kita enggak akan pernah bisa tahu jodoh yang sebenarnya siapa, kita enggak akan pernah bisa tahu pilihan karir yang sempurna yang mana, soal rezeki kita gimana, sampai itu semua terungkap dgn sendirinya. Kita enggak akan pernah bisa tahu tujuan kita. Kita akan tahu kalau kita udah tiba di tujuan itu. Jadi, ketimbang terus berusaha memastikan yang jelas-jelas enggak bisa dipastikan, saya fokus aja pada apa yang ada di depan saya, pada apa yang bisa saya lakukan sekarang. Menyadari berbagai hal yg ada di sekitar saya, dan merasakan dinamika energinya … orang-orang, benda, cahaya, suara, gerakan. Juga termasuk dinamika energi yang saya rasakan di dalam diri. Berlimpah keindahan yang tersedia, yang perlu kita sadari, sebelum itu semua berlalu begitu saja.

Begitulah sebatas pengalaman saya soal 5 cara yang saya lakukan … 5 latihan untuk mengurangi kecemasan. Iya, tentu saja itu enggak mudah, makanya disebut latihan. Dan itu semua enggak pasti … Tapi ya karena selalu dihiasi dengan ketidakpastianlah. maka hidup ini menjadi indah.

Silakan share dan terima kasih 🙏

Photo by Sora Sagano on Unsplash

|  

One response to “Cara Mengurangi Kecemasan di Tengah Ketidakpastian”

  1. Ria Djs says:

    Menarik mas… Ketidakpastian itu pasti 😁

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *