Ketika Seseorang Menyakiti Hatimu

Ketika seseorang menyakiti hatimu, beginilah latihan sederhana mengistirahatkan pikiran yang akan membantumu …
Tarik napas, dalam hati sepenuh hati katakan, “Urusanku … urusanku”
Embuskan napas, dalam hati sepenuh hati katakan, “Urusanmu … urusanmu”
Lalu sepenuh hati, tersenyumlah.

Kamu pernah ‘kan berada di situasi, seseorang menyakiti hatimu? Atau di social media, tulisan seseorang bikin kamu marah? Atau kamu bertemu seseorang yang nyebelin banget? Dan momen-momen seperti itu biasanya bikin kamu nyesek, merasa menderita, enggak bahagia?

Nah di situasi itu, jeda sejenak … lalu lakukan latihan mengistirahatkan pikiran: “urusanku urusanku, urusanmu urusanmu”.
Maksudnya “urusanku, urusanku” adalah, “kebahagiaanku itu ada di dalam diriku. Enggak tergantung perkataan, sikap, dan perbuatan orang-orang di luar diriku. Aku merasa sudah cukup baik adanya dan tangguh tak tergoyahkan”.
Kalau maksudnya “urusanmu, urusanmu” adalah: perkataan, sikap, dan perbuatannya, yang terasa menyakitkan itu sebenarnya merupakan tanda kalau dia sedang membenci dan berkelahi dengan dirinya sendiri. Jadi, enggak perlu membalasnya dengan kemarahan. Dia sedang berurusan dengan dirinya sendiri. Tersenyumlah saja.

Selaras dengan pesan indah dari Socrates: “Berbaik hatilah kepada setiap orang yang kamu temui, karena setiap orang sedang berkelahi dengan dirinya sendiri”.

Mulai sekarang, kalau ada orang yang menyakiti hatimu, jeda sejenak, dan lakukan latihan ini ya … “Urusanku, urusanku. Urusanmu, urusanmu”.

Selamat berlatih.

Temanmu seperjalanan dalam hening …
– Adjie Santosoputro

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *