Menyembuhkan Kemarahan

“Kalau kamu masih marah banget sama orang yang menyakiti hatimu, kamu enggak akan bisa bahagia … enggak akan bisa merasakan kehadiranNya”, kata guru spiritual kepada seorang pengusaha kaya raya.⠀

“Saya orang yang sangat sibuk. Jadi, tolong beritahu saya, 1 kalimat saja … Gimana caranya saya menyembuhkan kemarahan ini?”⠀

Dan guru itu berkata, “Enggak perlu 1 kalimat … Saya akan ngasih tau caranya dalam 1 kata saja.”⠀

“Apa 1 kata itu?”, tanya si pengusaha.⠀

Jawab sang guru, “Hening …”⠀

“Hmmm … lalu gimana caranya supaya saya hening?”⠀

“Istirahatkan pikiranmu … meditasi.”⠀

Mengistirahatkan pikiran di sini artinya melampaui pikiran. Dalam bahasa Sanskerta, kata meditasi berarti melampaui pikiran. Jadi, bukan berarti meniadakan pikiran, bukan mengosongkan pikiran.⠀

Pengusaha itu bertanya, “Gimana caranya mengistirahatkan pikiran? Gimana itu meditasi?”⠀

Jawab sang guru, “Hening …”⠀

Karena jadi bingung, si pengusaha mengajukan pertanyaan lain yang serupa, “Guru, gimana caranya supaya saya bahagia?”⠀

Jawab sang guru, “Hening …”⠀

“Baiklah. Lalu, gimana caranya hening, guru?”⠀

Jawab sang guru, “Istirahatkan pikiranmu … meditasi.”⠀

“Meditasi itu gimana, guru?”, dengan nada yang jengkel si pengusaha itu bertanya lagi.⠀

Lagi-lagi sang guru menjawab, “Hening …”⠀

Melalu sebuah cerita sederhana ini, mudah-mudahan kamu sudah menemukan rahasia untuk menyembuhkan kemarahanmu.

Temanmu seperjalanan dalam hening …
– Adjie Santosoputro

|  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *