Jodoh yang Belum Ketemu

Seringkali saya ketemu teman yang nanya, “Gimana caranya nemuin jodoh yang bikin bahagia?” …
Ini terdengar sebuah pertanyaan yang wajar, namun mari kita renungkan lebih dalam lagi.

Sesungguhnya, di hidup ini, kita enggak mungkin bisa dibahagiain oleh siapapun. Satu-satunya orang yang bisa bikin kita bahagia adalah diri kita sendiri.

Saya rasa, banyak orang yang pingin bertemu jodohnya, menjalin cinta yang serius, lalu menikah bersama pasangan hidupnya. Bertemu dengan jodoh, hidup bersamanya, akan bikin bahagia.
Kembali ke pertanyaan: “Gimana caranya nemuin jodoh yang bikin bahagia?”

Nah, supaya kita belajar lebih mendalam lagi soal hidup ini, kita ganti pertanyaannya ya. Begini:
“Apakah benar, bertemu jodoh dan menikah pasti bikin bahagia?”
“Gimana kalau segala yang kita butuhkan biar kita bahagia sebenarnya sudah ada di dalam diri kita sendiri?”
“Gimana kalau segala yang kita butuhkan untuk berbahagia itu sebenarnya sudah ada di saat ini, di sini-kini? Jadi bukan di masa depan, bukan pula di kelak suatu hari nanti, seperti bayangan yang kita dambakan dan impikan?”
“Gimana kalau impian soal sosok jodoh, pasangan hidup yang kita dambakan, dan akan memuaskan apapun yang kita butuhkan untuk bahagia itu sebenarnya hanyalah ilusi, hanyalah fantasi, yang malah bikin kita menderita?”

Kenyataannya, orang-orang yang sudah bertemu dengan jodohnya, tau benar bahwa hidup bersama belahan jiwa itu enggak semuanya manis. Isi pernikahan malah banyak pahitnya, daripada manisnya. Perlu banyak mengalah dan memaafkan.
Tapi tentu saja yang dipost di medsos yang pas manis 😀

Bahagia yang sesungguhnya di hidup ini enggak kita dapatkan dari, pertemuan dengan jodoh dan hidup bersamanya. Bahagia kita bukan pemberian dari orang lain. Tapi bahagia itu kita sendiri yang bikin.
“Apa yang terjadi, kalau kita mengikhlaskan fantasi soal jodoh yang bikin bahagia, mengikhlaskan pula ilusi soal masa depan yang lebih baik? Dan kita mulai lebih sadar kalau bahagia itu hanya ada di saat ini, di sini-kini, di dalam diri kita sendiri?”

Mungkin seseorang akan bertemu dengan jodohnya ketika ia tak lagi menaruh kebahagiaannya di tangan jodohnya.

Teman seperjalananmu dalam hening …
– Adjie Santosoputro

|  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *