Jangan Terlalu Percaya Saya

Ketika jari menunjuk bulan, maka jari bukanlah bulan, jari hanyalah penunjuk adanya bulan. Bulan lebih utuh daripada jari yang menunjuknya. Yang hanya terus terpaku melihat jari itu, tidak akan pernah melihat bulan. Yang akan melihat bulan adalah yang sewajarnya melihat jari penunjuk itu, lalu dengan mata kepala sendiri melihat bulan. Itu salah satu petuah zen, yang mengingatkan untuk tidak merasa paling benar.

Begitu tidak merasa paling benar, seseorang mulai menemui kebahagiaan-kebahagiaan, bahkan dengan cara-cara yang sederhana. PRnya adalah, selalu belajar menerima kebenaran versi orang lain. Caranya, ketika ada yang punya pendapat berbeda, tidak perlu tergesa menganggapnya sesat. Kalau mau belajar lebih mendalam, anggap perbedaan sebagai keindahan. Dan sambut ia dengan senyuman.
Apapun yang saya bagikan bukanlah kebenaran mutlak. Termasuk tulisan ini. Hanyalah “jari yang menunjuk bulan”. Jadi, jangan terlalu percaya saya ya …

Tak ada satu pun manusia yang mampu menjangkau segala sudut kebenaran. Maka tidak ada satu pun alasan yang tepat untuk merasa paling benar.

Kalau kamu ingin baca tulisan-tulisan saya yang lainnya, bisa baca daftar tulisan saya di: Archive

Download 4 Ebook gratis di: Download 4 Ebooks Gratis Karya Adjie Silarus