Saat Cemas Menghadapi Masa Depan Yang Tidak Pasti

Catatan Emotional Healing – Memulihkan Cemas

Di suatu malam, saya terusik lagi oleh satu pertanyaan yang sudah lama sekali jadi penghuni di pikiran saya … Pertanyaan itu: Gimana cara kita menghadapi masa depan biar kita enggak terlalu cemas? Seiring berjalannya waktu, merenung dan menengok ke dalam diri sendiri … menemui rasa cemas yang datang menghampiri … Jawaban yang saya temukan adalah: Langkah awalnya … Sadari dulu bahwa merasa cemas itu merupakan hal yang wajar.

Semakin meninggalkan usia anak-anak, pada rentang usia 20-40 tahun, kita sering merasa cemas. Kenapa? Karena kita sadar, hidup ini dipenuhi dengan ketidakpastian. Enggak pasti soal jodoh, enggak pasti soal pilihan karir yang mesti diambil, enggak pasti soal tujuan hidup. Kita jarang menyadari bahwa, satu-satunya yang pasti dalam hidup ini adalah ketidakpastian. Jadi ketidakpastian, juga rasa cemas itu, adalah hal yang wajar. Normal. Emang begitulah sifat alami hidup ini, yaitu selalu enggak pasti.

Tapi di satu sisi, kita semua ingin tahu secara pasti langkah apa yang mesti kita ambil selanjutnya. Ingin tahu secara pasti soal jodoh. Kita semua ingin tujuan hidup yang pasti. Ingin jalan yang kita tempuh adalah jalan yang pasti benar. Ingin memastikan segalanya serba sempurna. Karenanya, saya jadi paham … sumber masalah dalam hidup ini adalah: Kita ingin memastikan semuanya serba sempurna, karena itu membuat kita nyaman. Sedangkan hidup ini selalu enggak pasti, enggak bisa sempurna, dan inilah yang bikin kita takut.

Jadi, pola masalah dalam hidup ini sebenarnya adalah pertentangan antara rasa nyaman yang kita harapkan kita dapatkan dari kepastian dan kesempurnaan … bertentangan dengan rasa takut karena adanya kenyataan yang selalu enggak pasti dan enggak sempurna. Tentu enggak salah berusaha memastikan masa depan agar sesuai keinginan … Saya cuma mau ngasih tau: Enggak ada manusia di dunia ini yang benar-benar bisa memastikan masa depannya. Enggak ada manusia yang benar-benar terbebas dari rasa cemas.

Kita pikir orang-orang yang jauh lebih kaya, lebih sukses, lebih terkenal dan punya kuasa ketimbang kita … mereka bisa memastikan masa depannya, mereka enggak secemas kita. Padahal berdasar pengalaman saya, mereka pun enggak bisa memastikan masa depannya. Mereka juga cemas. Gimana dengan para selebtweet, selebgram, youtuber terkenal? Gimana dengan Bill Gates, Cristiano Ronaldo, Beyonce, Elon Musk, K-pop artist? Gimana dengan para presiden dan orang-orang yang berkuasa? Kamu pikir mereka bisa benar-benar memastikan masa depannya?

Kamu pikir mereka selalu yakin dengan langkahnya, dan merasa semuanya sudah sempurna? Saya yakin, mereka juga bergelut dengan rasa cemas gara-gara masa depan yang selalu menawarkan ketidakpastian. Enggak ada manusia yang hidup di dunia ini, termasuk saya, juga kamu, yang terbebas rasa cemas, yang benar-benar yakin pasti dengan langkah yang diambil dan tujuan hidupnya.

Kalau ada yang bilang enggak cemas, sudah tau pasti sepenuh hati perihal masa depannya, kemungkinan besar dia menipu dirinya sendiri. Kalau mau jujur, mau berbesar hati, tentu dirinya mengaku cemas, meski kadarnya berbeda-beda, karena kita selalu enggak tahu pasti soal masa depan. Enggak ada orang yang hidupnya benar-benar terbebas dari rasa cemas. Enggak ada orang yang sungguh bisa mengendalikan kenyataan dan memastikan masa depan agar sesuai keinginan. Enggak ada orang yang hidupnya serba sempurna. Karena kesempurnaaan itu emang enggak ada dalam hidup ini.

Saran saya, belajar mengurangi keinginan untuk memastikan yang bakal terjadi. Karena masa depan akan selalu enggak pasti. Yang penting kita lakukan adalah terus berbagi.

Silakan share dan terima kasih 🙏

Photo by 郑 无忌 on Unsplash

|  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *