Menyadari tarikan napas, merawat jejak luka yang tersimpan, dan belajar hadir utuh apa adanya. Sebuah ruang bertumbuh bersama Adjie Santosoputro untuk memeluk hidup secara sadar.
“Berdamai bukan berarti semuanya selesai, melainkan berhenti bertengkar dengan kenyataan.”
Sebuah jalan latihan yang diramu dari praktik hening kuno dan psikologi kontemporer untuk memandu hidup sehari-hari tanpa kepura-puraan.
Membangun jangkar ketenangan lewat kepekaan raga. Mengakui napas saat ini tanpa tergesa mengubah atau memperbaikinya.
Memisahkan antara fakta dan drama sang pemikir. Mempelajari narasi yang kerap kita bisikkan tanpa sengaja menyakiti nurani.
Ikhlas bukanlah membuang dengan kasar, melainkan membuka jemari perlahan agar yang datang dan pergi dapat mengalir semestinya.
Fondasi latihan meditasi harian bagi siapa saja yang ingin meredakan overthinking…
Menghadapi patah hati, ekspektasi relasi antarpribadi, serta membina kasih sayang…
Program intensif pendampingan batin untuk mentransformasi memori masa lalu…
Ada yang nanya saya di comment: “Kenapa sih enggak sejalan sama gagasan “orang harus selalu positive vibes”?” Jawaban saya: “Setidaknya karena 3 hal: Pertama: Karena saya sadar, menekan emosi negatif itu enggak memulihkannya. Dan emosi negatif itu ada fungsinya. Menghilangkannya bisa bahaya. Takut membantu kita mengenali ancaman. Sedih membantu kita memproses kehilangan. Marah memberi sinyal […]
“Apa sebenarnya akar penyebab konflik? Ini 1 akar penyebab konflik. Kalo kamu memahaminya, bisa membantumu mengurangi konflik. Berbagai konflik itu selain karena hal di luar diri manusia, faktor eksternal, akar penyebabnya juga kondisi batin di dalam diri manusia, faktor internal. Selama ego, keakuan begitu besar, menempatkan “aku” sebagai pusat, self centered, maka konflik akan terus […]
Ini 1 penyebab utama selalu merasa kurang, selalu rakus kayak koruptor, bahkan dalam healing dan spiritual. Hampir semua usaha manusia untuk meraih, mendapatkan (becoming) yang sifatnya psikis, bahkan terus-terusan pingin lebih lagi dan lagi, itu bersumber dari ada perasaan kurang, kayak ada lubang, kosong di dalam dirinya. Di batas tertentu, usaha meraih, mendapatkan (becoming) ini […]
Ruang tatap langsung dalam format retret hening mendalam serta lokakarya akhir pekan dengan kuota intim.
Daftarkan diri Anda ke dalam ekosistem ruang belajar Samadya. Nikmati seri tuntunan meditasi audio pertama secara cuma-cuma untuk memulai hari ini.