Arsip Tulisan

Blog & Esai Kontemplatif - Adjie Santosoputro

Adjie Santosoputro
dalam
Spirituality
•
13 September

Sejak kecil, barangkali setiap kita pernah mengalami satu momen yang sampai sekarang terus kita ingat. Tidak selalu momen besar seperti peristiwa kecelakaan atau bencana. Justru sebaliknya, momen itu bisa jadi kelihatan sederhana, bahkan begitu biasa, hingga mungkin orang lain enggak akan menganggapnya penting. Mungkin kamu waktu itu masih SD. Pulang sekolah, pernah bawa nilai ulangan […]

4 menit baca
Adjie Santosoputro
dalam
Relationship
•
9 September

Sejak lahir, dunia yang saya kenal adalah rumah bersama ibu. Hanya ada saya, ibu dan 2 kakak. Bapak tidak tinggal bersama kami. Saya tumbuh besar tanpa pernah benar-benar merasakan bagaimana rasanya punya seorang bapak di rumah. Tidak tersimpan sedikit pun di ingatan saya: Bapak mengantar ke sekolah, menyapa ketika pulang sekolah, menemani belajar, atau sekadar […]

4 menit baca
Adjie Santosoputro
dalam
Relationship
•
8 September

Kamu udah nonton film Marriage Story (2019)? Saya teringat kisah Charlie dan Nicole, yang pernah sangat dekat, tapi kemudian mulai berlebihan berhati-hati dalam berbicara. Karena apa? Karena ketakutan akan reaksi pasangannya. Di balik percakapan yang tampak tenang, ada jarak emosional yang makin melebar. Mereka lebih fokus menghindari kesalahan daripada membangun keterhubungan. Dan di situlah, tanpa disadari, hubungan […]

3 menit baca
Adjie Santosoputro
dalam
Spirituality
•
7 September
Capek lihat berita di media sosial? Peduli itu penting, tapi kalau terus-terusan larut, batin bisa ikut kacau. Kadang yang kita butuh cuma jeda sebentar: tarik napas, hadir, biar mental tetap sehat.
3 menit baca
Adjie Santosoputro
dalam
Relationship
•
27 Agustus

Pernahkah ada momen kamu menyadari jarak antara kamu dan orang lain seakan lenyap? Ini bukan soal kamu sedang dekat dengan dia secara fisik. Tapi ini tentang jarak psikis yang benar-benar lenyap. Bisa saat memeluk seseorang yang sangat kamu rindukan, atau saat menatap mata orang yang kamu cintai, atau pun saat kamu dan dia berjauhan secara […]

3 menit baca
Adjie Santosoputro
dalam
Spirituality
•
20 Agustus

Meski udah mendapatkan yang dulu kita inginkan (pasangan, pekerjaan, pencapaian), maka kita akan tetap saja kembali merasa kosong. Kenapa begitu ya? Pernah nggak, merasa udah mendapatkan yang kamu inginkan, tapi tetap ada ruang kosong di dalam hati? Punya pasangan, karier oke, bisa liburan ke mana pun, tapi entah kenapa, ada rasa yang seperti belum lengkap. […]

4 menit baca
Adjie Santosoputro
dalam
Relationship
•
7 Agustus
Kesepian itu bisa jadi lebih karena kamu enggak berteman baik sama dirimu sendiri. Jadi meskipun punya pasangan, kamu tetap aja bisa kesepian kalau kamu enggak berteman baik sama dirimu sendiri.
3 menit baca
Adjie Santosoputro
dalam
Relationship
•
6 Agustus

Di sebuah coffee shop kecil, Indra menatap pasangannya, Maya, yang baru saja meletakkan cangkir kopi di meja. “Kamu berubah ya,” ucap Indra pelan. Maya mengangkat kepala, “Berubah gimana?” “Kamu dulu bikin aku ngerasa aman. Tapi sekarang… aku malah sering cemas. Kayak aku bisa kehilangan kamu kapan aja.” Maya menghela napas, “Mungkin masalahnya bukan aku yang […]

3 menit baca
Adjie Santosoputro
dalam
Relationship
•
5 Agustus

Adri duduk di coffee shop kecil dekat rumahnya di daerah Blok M, menatap layar ponsel, menunggu. Pesan yang ia kirim sejak pagi masih belum dibalas. “Dia selalu gitu,” gumam Adri, “Enggak peduli sama sekali.” Seorang teman lamanya, Dipa, duduk di kursi depannya. “Ada apa? Mukamu keliatan sebel.” Adri menghela napas panjang, “Pacarku. Enggak balas chat […]

3 menit baca
Adjie Santosoputro
dalam
Relationship
•
4 Agustus

“Kamu menciptakan image mengenai diri dia di pikiranmu. Dan dia pun menciptakan image mengenai dirimu di pikiran dia. Image itu tersusun atas ingatan manis maupun pahit. Relasi yang terjadi seringkali bukan antara dirimu senyatanya dengan diri dia senyatanya. Tapi sebenarnya hanya relasi antara dua image di pikiran.” “Kenapa sih kamu selalu telat pulang?” tanya Lila […]

3 menit baca
Adjie Santosoputro duduk hening

Adjie Santosoputro

Praktisi Hening & Penulis

Menemani perjalanan batin kembali ke rumah diri. Berbagi renungan tentang kejernihan pikiran, melepaskan keterikatan rasa, dan menghargai ritme hening kehidupan sehari-hari.

Ritme Hening Pekan Ini
18k Pencari Batin

Rata-rata 4.8 menit dihabiskan untuk membaca satu renungan secara utuh tanpa terburu-buru.

Sen
Sel
Rab
Kam
Jum
Sab
Min

Surat Sadar Mingguan

Sapaan hangat di akhir pekan. Satu refleksi esensial yang ditulis langsung oleh Mas Adjie untuk menemani ruang bernapas Anda.

Tersimpan untuk Nanti
0
Belum ada tulisan yang disimpan. Ketuk ikon penanda untuk membaca di waktu hening.