Masa kecil punya cara unik menyimpan kenangan. Ada yang menjadi kenangan yang samar, tidak terlalu ingat. Ada juga yang begitu jelas, seakan baru kemarin terjadi. Pernah suatu malam, setelah bertengkar dengan ibu, saya masuk kamar dan menutup pintu dengan keras. Usia masih belasan, rasanya seolah seluruh dunia runtuh. Ingin menangis, tapi takut dianggap lemah. Ingin […]
Sejak lahir, dunia yang saya kenal adalah rumah bersama ibu. Hanya ada saya, ibu dan 2 kakak. Bapak tidak tinggal bersama kami. Saya tumbuh besar tanpa pernah benar-benar merasakan bagaimana rasanya punya seorang bapak di rumah. Tidak tersimpan sedikit pun di ingatan saya: Bapak mengantar ke sekolah, menyapa ketika pulang sekolah, menemani belajar, atau sekadar […]
Kamu udah nonton film Marriage Story (2019)? Saya teringat kisah Charlie dan Nicole, yang pernah sangat dekat, tapi kemudian mulai berlebihan berhati-hati dalam berbicara. Karena apa? Karena ketakutan akan reaksi pasangannya. Di balik percakapan yang tampak tenang, ada jarak emosional yang makin melebar. Mereka lebih fokus menghindari kesalahan daripada membangun keterhubungan. Dan di situlah, tanpa disadari, hubungan […]
Pernahkah ada momen kamu menyadari jarak antara kamu dan orang lain seakan lenyap? Ini bukan soal kamu sedang dekat dengan dia secara fisik. Tapi ini tentang jarak psikis yang benar-benar lenyap. Bisa saat memeluk seseorang yang sangat kamu rindukan, atau saat menatap mata orang yang kamu cintai, atau pun saat kamu dan dia berjauhan secara […]
Di sebuah coffee shop kecil, Indra menatap pasangannya, Maya, yang baru saja meletakkan cangkir kopi di meja. “Kamu berubah ya,” ucap Indra pelan. Maya mengangkat kepala, “Berubah gimana?” “Kamu dulu bikin aku ngerasa aman. Tapi sekarang… aku malah sering cemas. Kayak aku bisa kehilangan kamu kapan aja.” Maya menghela napas, “Mungkin masalahnya bukan aku yang […]
Adri duduk di coffee shop kecil dekat rumahnya di daerah Blok M, menatap layar ponsel, menunggu. Pesan yang ia kirim sejak pagi masih belum dibalas. “Dia selalu gitu,” gumam Adri, “Enggak peduli sama sekali.” Seorang teman lamanya, Dipa, duduk di kursi depannya. “Ada apa? Mukamu keliatan sebel.” Adri menghela napas panjang, “Pacarku. Enggak balas chat […]
“Kamu menciptakan image mengenai diri dia di pikiranmu. Dan dia pun menciptakan image mengenai dirimu di pikiran dia. Image itu tersusun atas ingatan manis maupun pahit. Relasi yang terjadi seringkali bukan antara dirimu senyatanya dengan diri dia senyatanya. Tapi sebenarnya hanya relasi antara dua image di pikiran.” “Kenapa sih kamu selalu telat pulang?” tanya Lila […]
Dunia penuh kesedihan, kekacauan, perang dan penderitaan. Karena itu, kita ingin melarikan diri, mencari rasa aman, membangun tembok psikologis, hidup dalam isolasi. Celakanya, relasi yang kita jalin seringkali sebenarnya hanya untuk memperkuat isolasi itu. Malam itu, Arka dan Sinta duduk berhadapan di ruang tamu. “Aku capek, Ka,” kata Sinta pelan. “Capek gimana maksudnya?” Arka menatapnya […]
Gimana pun yang berlalu ya udah berlalu. Enggak akan ada kabar baru dari masa lalu. Kita enggak bisa mengubah masa lalu. Kalau pun mau melawan waktu, satu-satunya cara untuk menang melawan waktu adalah dengan tidak melawannya. Pada akhirnya, di depan waktu, manusia hanya bisa menerima, menerima dan menerima. Reno duduk di pojok sebuah kedai kopi […]

Menemani perjalanan batin kembali ke rumah diri. Berbagi renungan tentang kejernihan pikiran, melepaskan keterikatan rasa, dan menghargai ritme hening kehidupan sehari-hari.
Rata-rata 4.8 menit dihabiskan untuk membaca satu renungan secara utuh tanpa terburu-buru.
Sapaan hangat di akhir pekan. Satu refleksi esensial yang ditulis langsung oleh Mas Adjie untuk menemani ruang bernapas Anda.