Relasimu sebenarnya mengajarimu sesuatu. Dari relasimu, kamu belajar apa? Awan mendung sudah menggantung rendah pagi itu. Di sebuah warung sarapan kecil, Langit dan Tama duduk berseberangan. Dua gelas teh masih mengepulkan aroma hangat, tapi suasana hati Tama terasa begitu kedinginan. “Aku capek, Lang,” kata Tama pelan. “Kayaknya hubunganku sama Dita makin ribet tiap hari. Kayak… […]
Kamu mengejar kebahagiaan atau ternyata kamu cuma mengejar ilusi kebahagiaan? Tadi sore, tanpa sengaja ketemu temen saya di sebuah rumah makan. Duduk di tengah ruangan, di meja ada minuman yang saya berasumsi itu minuman panas yang sekarang sudah dingin. Setelah beberapa saat ngobrol, tatapannya kosong, tapi nadanya tajam. “Aku capek,” katanya. “Capek kenapa?” tanya saya. […]
Positif thinkers, justru sulit pulih & rawan mengalami masalah mental? Orang yang dikit-dikit afirmasi positif, reframing positif yang dialami, di titik tertentu, juga sulit pulih & rawan mengalami masalah mental? Di sebuah coffee shop kecil, saya duduk berhadapan dengan temen saya. Langit di luar gelap, tapi bukan cuma cuaca yang mendung hari itu. “Aku capek […]
Kamu benar-benar pulih atau cuma merasa lebih baik? Di sebuah coffee shop kecil, ada dua sahabat bernama: Lilo dan Sora. Sore itu mereka duduk di bangku dekat sudut ruangan, minum kopi, ngobrol hal-hal random, hahahihi, tapi kadang berdua juga diam. Lilo sejak datang memang wajahnya sudah kusut. Di kali ke sekian dia mengangkat cangkir mau […]
Kesepian (loneliness) berbeda dengan kesendirian (aloneness). Apa bedanya kesepian dan kesendirian? Tiap malam, Langit duduk di kafe kecil dekat rumahnya. Selalu sendirian, selalu dengan teh yang sama. Hingga suatu malam, Alya muncul tanpa sengaja. Mereka dulu teman SMA. Sudah lama tak bertemu. “Lama banget ya nggak ketemu,” kata Alya sambil menarik kursi di hadapannya. “Iya. […]
Apa yang membuatmu sulit move on, sulit melepas dia? Makin berusaha melepas, justru makin terikat? Tadi malam, temen saya tiba-tiba ngajak ketemu. Kami duduk di bangku panjang di coffee shop, yang biasa sepi kalau udah lewat jam delapan. Dia bawa cerita, saya bawa telinga. Dia buka obrolan pelan-pelan. “Kamu pernah gak sih, mikir udah move on… […]
Apakah kamu benar-benar mencintai atau hanya takut kehilangan? Mereka datang setiap Sabtu sore, seperti biasa. Membawa dua gelas kopi dan hubungan romantis yang sama sejak pertama kali mereka bertemu. Di balkon posisi sudut itu, mereka duduk dalam diam. Kota di bawah sana bising, tapi dunia terasa hening. “Aku merasa kamu menjauh akhir-akhir ini,” kata Arfan […]
Kita terprogram, terkondisi, untuk meraih, mendapatkan. Bahkan saat kita bermeditasi. Seorang teman duduk di sebelah saya sore itu, matanya menatap kosong ke taman. “Sekarang hidupmu gimana?” Tanya saya. Lama diam, sebelum akhirnya berkata pelan: “Kemarin, aku nyuci piring sambil mikir soal hidup. Seperti biasa. Mikirin kenapa hidupku begini, kenapa aku nggak seproduktif temen-temenku, kenapa aku […]
Apa yang sebenarnya kamu kejar dalam perjalanan memulihkan dirimu? Kemarin malam, seorang teman kurang lebih bilang gini ke saya: “Aku udah ikut banyak kelas, berkali-kali konseling dan terapi, dengerin banyak ilmu bertahun-tahun… tapi entah kenapa, aku masih ngerasa kosong. Kayak belum sampai ke mana-mana.” Dia diam sebentar, lalu lanjut: “Aku baru sadar, mungkin karena selama […]
Kalau bahagia itu ada di dalam, kenapa kamu masih terlalu sibuk mencarinya di luar? Kamu kira bahagia berasal dari dia? Pernah nggak… dalam relasi, kamu kira bahagia datang dari dia? Atau sampai sekarang pun kamu masih berharap bahagia itu kamu dapatkan dari responnya, perhatiannya, caranya mencintaimu? Tapi begitu dia sedikit saja tidak sesuai ekspektasimu, maka […]
Menemani perjalanan batin kembali ke rumah diri. Berbagi renungan tentang kejernihan pikiran, melepaskan keterikatan rasa, dan menghargai ritme hening kehidupan sehari-hari.
Sapaan hangat di akhir pekan. Satu tulisan untuk menemani ruang pulih.