Adri duduk di coffee shop kecil dekat rumahnya di daerah Blok M, menatap layar ponsel, menunggu. Pesan yang ia kirim sejak pagi masih belum dibalas. “Dia selalu gitu,” gumam Adri, “Enggak peduli sama sekali.” Seorang teman lamanya, Dipa, duduk di kursi depannya. “Ada apa? Mukamu keliatan sebel.” Adri menghela napas panjang, “Pacarku. Enggak balas chat […]
“Kamu menciptakan image mengenai diri dia di pikiranmu. Dan dia pun menciptakan image mengenai dirimu di pikiran dia. Image itu tersusun atas ingatan manis maupun pahit. Relasi yang terjadi seringkali bukan antara dirimu senyatanya dengan diri dia senyatanya. Tapi sebenarnya hanya relasi antara dua image di pikiran.” “Kenapa sih kamu selalu telat pulang?” tanya Lila […]
Dunia penuh kesedihan, kekacauan, perang dan penderitaan. Karena itu, kita ingin melarikan diri, mencari rasa aman, membangun tembok psikologis, hidup dalam isolasi. Celakanya, relasi yang kita jalin seringkali sebenarnya hanya untuk memperkuat isolasi itu. Malam itu, Arka dan Sinta duduk berhadapan di ruang tamu. “Aku capek, Ka,” kata Sinta pelan. “Capek gimana maksudnya?” Arka menatapnya […]
Gimana pun yang berlalu ya udah berlalu. Enggak akan ada kabar baru dari masa lalu. Kita enggak bisa mengubah masa lalu. Kalau pun mau melawan waktu, satu-satunya cara untuk menang melawan waktu adalah dengan tidak melawannya. Pada akhirnya, di depan waktu, manusia hanya bisa menerima, menerima dan menerima. Reno duduk di pojok sebuah kedai kopi […]
Sebenar-benarnya cinta justru membuatmu menemukan dirimu sendiri. Kamu tidak kehilangan dirimu sendiri. Karena kamu sudah mengenal siapa dirimu yang sesungguhnya. Di sebuah kafe kecil yang sepi di Tebet, meja kayu, dua cangkir kopi, dan dua orang yang sudah menjalin relasi selama tiga tahun: Rani dan Galang. “Aku nggak tahu kenapa,” kata Rani pelan, “tapi akhir-akhir […]
Seringkali “kamu mencintai dia” itu sebenarnya bukan “kamu mencintai dia”. Tapi hanyalah “kamu takut kehilangan dia”. Ke orang tuamu, keluargamu, pasanganmu, atau anakmu. Seringkali yang kita sebut “cinta” dan “mencintai”, sebenarnya hanyalah pembesaran ego yang ingin memiliki. “Jadi… kamu benar-benar mau pindah?” tanya Neva pelan. Arka mengangguk, tersenyum tipis, “Sudah waktunya, Va. Tawaran itu datang […]
Relasi bukan cuma soal orang lain. Relasi juga cermin yang menunjukkan siapa dirimu sebenarnya. Kumo menatap layar ponsel. Pesan terakhir ke Mila masih belum dibalas. Sudah delapan jam. “Dia marah, ya?” “Aku salah apa?” “Atau aku nggak penting lagi buat dia?” Pikiran-pikiran itu datang silih berganti. Perutnya mual, dadanya sesak. Ia melempar ponsel ke sofa. Arka […]
“Tipe kepribadianku ini, desain kepribadianku itu, aku tu orang yang begini begitu ina inu.” Yang kamu pikir kamu, bukanlah kamu. Pernahkah kamu benar-benar bertanya pada diri sendiri: “Siapa aku?”? Bukan dalam arti nama, pekerjaan, status, tipe desain kepribadian, atau pun image citra mengenai diri kita yang diciptakan pikiran. Tapi lebih ke: Siapa “aku” yang sesungguhnya? […]
Luka trauma lama bisa muncul lagi, tapi kamu bukan luka itu. Kalau kamu terus menganggap dirimu adalah luka itu, kamu akan terus terjebak dalam cerita lama yang tak ada akhirnya. Saatnya sadar: Kamu bukan cerita itu. Kamu bukan awan. Kamu adalah langit yang lebih luas dari luka. Dinda duduk di mejanya, menatap layar laptop kosong. […]
Selama kamu berkata ‘Aku ingin’, maka kamu sebenarnya juga sedang berkata ‘Aku belum punya’. Selama merasa kurang, manifestasi hanya menguatkan rasa kurang. Mulailah dari sadar penuh hadir utuh, merasa cukup dan utuh, di sini-kini. Teman saya mengaduk kopinya, menatap kosong. “Aku udah coba berdoa, afirmasi tiap hari, tulis semua di jurnal,” katanya pelan. “Aku bilang […]

Menemani perjalanan batin kembali ke rumah diri. Berbagi renungan tentang kejernihan pikiran, melepaskan keterikatan rasa, dan menghargai ritme hening kehidupan sehari-hari.
Rata-rata 4.8 menit dihabiskan untuk membaca satu renungan secara utuh tanpa terburu-buru.
Sapaan hangat di akhir pekan. Satu refleksi esensial yang ditulis langsung oleh Mas Adjie untuk menemani ruang bernapas Anda.